Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Bumi, Gravitasi dan Sejarah Bumi Di Tata Surya

 Pengertian Bumi, Gravitasi dan Sejarah Bumi Di Tata Surya


Apakah kita semua hidup di planet yang bernama bumi? Apakah dibumi memiliki banyaknya air dan udara? Jawabannya iya jadi planet bumi ini  adalah salah satu planet yang memiliki sumber daya kehidupan yang dimana planet bumi ini akan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia kedepannya, selain dibumi planet mana lagi yang efisien? jawabannya tidak ada karena selain planet bumi dan planet lainnya yang mungkin lebih besar dibandingkan dibumi masih tidak layak ditinggali manusia dikarenakan gravitasi, udara, dan air tidak ada bahkan bisa juga  beracun.

Pengertian Bumi :

Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet terbesar dari empat planet kebumian Tata Surya. Bumi terkadang disebut dengan dunia atau Planet Biru.

Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu, dan kehidupan sudah muncul di permukaannya paling tidak sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu. 
Biosfer Bumi kemudian secara perlahan mengubah atmosfer dan kondisi fisik dasar lainnya, yang memungkinkan terjadinya perkembangbiakan organisme serta pembentukan lapisan ozon, yang bersama medan magnet Bumi menghalangi radiasi surya berbahaya dan mengizinkan makhluk hidup mikroskopis untuk berkembang biak dengan aman di daratan. Sifat fisik, sejarah geologi, dan orbit Bumi memungkinkan kehidupan untuk bisa terus bertahan.

Litosfer Bumi terbagi menjadi beberapa segmen kaku, atau lempeng tektonik, yang mengalami pergerakan di seluruh permukaan Bumi selama jutaan tahun. Lebih dari 70% permukaan Bumi ditutupi oleh air, dan sisanya terdiri dari benua dan pulau-pulau yang memiliki banyak danau dan sumber air lainnya yang bersumbangsih terhadap pembentukan hidrosfer. Kutub Bumi sebagian besarnya tertutup  es padat di Antarktika dan es laut di paket es kutub. Interior Bumi masih tetap aktif, dengan inti dalam terdiri dari besi padat, sedangkan inti luar berupa fluida yang menciptakan medan magnet, dan lapisan tebal yang relatif padat di bagian mantel.

Bumi berinteraksi secara gravitasi dengan objek lainnya di luar angkasa, terutama Matahari dan Bulan. Ketika mengelilingi Matahari dalam satu orbit, Bumi berputar pada sumbunya sebanyak 366,26 kali, yang menciptakan 365,26 hari matahari atau satu tahun sideris. Perputaran Bumi pada sumbunya miring 23,4° dari serenjang bidang orbit, yang menyebabkan perbedaan musim di permukaan Bumi dengan periode satu tahun tropis (365,24 hari matahari). Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, yang mulai mengorbit Bumi sekitar 4,53 miliar tahun yang lalu. Interaksi gravitasi antara Bulan dengan Bumi merangsang terjadinya pasang laut, menstabilkan kemiringan sumbu, dan secara bertahap memperlambat rotasi Bumi.

Bumi adalah tempat tinggal bagi jutaan makhluk hidup, termasuk manusia.
 Sumber daya mineral Bumi dan produk-produk biosfer lainnya bersumbangsih terhadap penyediaan sumber daya untuk mendukung populasi manusia global. 
Wilayah Bumi yang dihuni manusia dikelompokkan menjadi 200 negara berdaulat, yang saling berinteraksi satu sama lain melalui diplomasi, pelancongan, perdagangan, dan aksi militer.

Gravitasi Bumi :

Gravitasi Bumi, dilambangkan dengan g, adalah percepatan total yang diberikan ke benda yang bergerak di Bumi karena efek gabungan gravitasi (dari distribusi massa di dalam Bumi) dan gaya sentrifugal (dari rotasi Bumi).

Dalam satuan SI, percepatan ini diukur dalam meter per detik kuadrat (dalam simbol, m/s2 atau m·s−2) atau ekuivalen dalam satuan newton per kilogram (N/kg atau N·kg−1). Di dekat permukaan bumi, percepatan gravitasinya kira-kira 9,81 m/s2, yang artinya, dengan mengabaikan pengaruh hambatan udara, kecepatan suatu benda jatuh bebas akan bertambah sekitar 9,81 meter per detik setiap detik. Besaran ini kadang-kadang disebut secara informal sebagai g kecil (sebaliknya, konstanta gravitasi G disebut sebagai G  besar

Kekuatan gravitasi bumi bervariasi bergantung pada lokasinya (lihat gambar). Nilai nominal "rata-rata" di permukaan bumi, yang dikenal sebagai gravitasi standar, menurut definisi, adalah 9.80665 m/s2.

Oleh karena pengaruh gravitasi bumi atau g menjadikan berat suatu benda di permukaan bumi adalah gaya ke bawah pada benda tersebut, yang diberikan oleh hukum gerak kedua Newton, atau  F= MA (gaya = massa x percepatan),. Percepatan gravitasi berkontribusi pada percepatan gravitasi total, tetapi faktor lain, seperti rotasi bumi, juga berkontribusi, dan oleh karena itu, mempengaruhi berat benda. Gravitasi biasanya tidak mencakup tarikan gravitasi Bulan dan Matahari, yang dihitung dalam istilah efek pasang surut laut.

Sejarah Bumi :

Sejarah Bumi berkaitan dengan perkembangan planet Bumi sejak terbentuk sampai sekarang.
Hampir semua cabang ilmu alam telah berkontribusi pada pemahaman peristiwa-peristiwa utama di Bumi yang sudah lampau. Usia Bumi ditaksir sepertiganya usia alam semesta. Sejumlah perubahan biologis dan geologis besar telah terjadi sepanjang rentang waktu tersebut.

Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar (4,54×109) tahun yang lalu melalui akresi dari nebula matahari. Pelepasan gas vulkanik diduga menciptakan atmosfer tua yang nyaris tidak beroksigen dan beracun bagi manusia dan sebagian besar makhluk hidup masa kini. Sebagian besar permukaan Bumi meleleh karena vulkanisme ekstrem dan sering bertabrakan dengan benda angkasa lain. Sebuah tabrakan besar diduga menyebabkan kemiringan sumbu Bumi dan menghasilkan Bulan. Seiring waktu, Bumi mendingin dan membentuk kerak padat dan memungkinkan cairan tercipta di permukaannya. Bentuk kehidupan pertama muncul antara 2,8 dan 2,5 miliar tahun yang lalu. Kehidupan fotosintesis muncul sekitar 2 miliar tahun yang lalu, nan memperkaya oksigen di atmosfer. Sebagian besar makhluk hidup masih berukuran kecil dan mikroskopis, sampai akhirnya makhluk hidup multiseluler kompleks mulai lahir sekitar 580 juta tahun yang lalu. Pada periode Kambrium, Bumi mengalami diversifikasi filum besar-besaran yang sangat cepat.

Perubahan biologis dan geologis terus terjadi di planet ini sejak terbentuk. Organisme terus berevolusi, berubah menjadi bentuk baru atau punah seiring perubahan Bumi. Proses tektonik lempeng memainkan peran penting dalam pembentukan lautan dan benua di Bumi, termasuk kehidupan di dalamnya. Biosfer memiliki dampak besar terhadap atmosfer dan kondisi abiotik lainnya di planet ini, seperti pembentukan lapisan ozon, proliferasi oksigen, dan penciptaan tanah.

                                                                                               BY : Wikipedia.org
Bagaimana percaya bumi adalah planet satu - satunya yang pantas dihuni?
Muhammad hanapi
Muhammad hanapi Saya adalah muhammad hanapi pemilik dari blog ini, semoga saja artikel yang terdapat pada blog ini bermanfaat bagi anda.

Posting Komentar untuk "Pengertian Bumi, Gravitasi dan Sejarah Bumi Di Tata Surya"